Tampilkan postingan dengan label Rumah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rumah. Tampilkan semua postingan

Kamis, 15 September 2011

Panduan memilih jenis pagar untuk rumah anda


Dengan tujuan keamanan, penggunaan pagar sudah umum pada rumah-rumah di kota besar. Ketika akan memasang pagar rumah, Anda harus jeli dalam memutuskan jenis pagar apa yang akan Anda. Bila pagar tidak sesuai dengan rumah secara keseluruhan, hal ini dapat merusak penampilan rumah secara keseluruhan. Walaupun kebanyakan orang akan memilih pagar berdasarkan model yang disukai, tetapi ada hal lain yang harus Anda pertimbangkan saat menentukan pagar untuk rumah Anda.

Berikut World Spot akan mengulas lebih dalam panduan memilih jenis pagar untuk rumah anda.


Bahan Pagar

Bahan untuk membuat pagar sekarang ini sudah bermacam-macam. Ada yang terbuat dari bahan kayu, logam, batu, tanaman. Untuk menentukan jenis bahan apa yang akan digunakan, perhatikan model rumah Anda. Bila Anda salah memilih pagar, hasilnya tidak terasa kesatuan dalam model rumah.

Desain Pagar

Pagar yang berdesain garis lurus cocok untuk rumah bergaya minimalis. Sedangkan rumah yang bergaya klasik, Anda dapat memilih pagar yang berlekuk dan memberi kesan mewah pada rumah Anda.

Tinggi Rendah Pagar

Hal ini umumnya tergantung dengan lingkungan Anda berada. Bila salah satu tujuan Anda menggunakan pagar untuk keamanan, maka tinggi rendah tanaman dapat Anda sesuaikan dengan lingkungan Anda berada. Apakah lingkungan rumah Anda merupakan lingkungan yang aman atau tidak.

Warna Pagar

Untuk warna, pilih yang sesuai dengan warna rumah Anda dan image apa yang ingin Anda tampilkan. Sesuaikan warna pagar dengan warna tembok depan secara keseluruhan.

Sumber : Kumpulan.info

Keramik dinding untuk memperindah rumah anda


Dinding kini tidak hanya berperan sebagai pemisah antar ruang. Suasana berbeda dapat ditampilkan dengan menampilkan motif-motif menarik pada dinding. Motif dinding tidak hanya bisa Anda dapatkan dengan memasang wallpaper pada dinding, tetapi kini keramik juga memiliki berbagai motif yang tidak kalah dengan wallpaper. Dengan berbagai motif dan teknik pemasangan yang baik, keramik dapat memberi aksen yang menarik pada dinding ruangan di rumah Anda.

Keramik Khusus Dinding

Keramik yang digunakan untuk melapisi dinding berbeda dengan keramik lantai. Karena tidak digunakan untuk menopang benda yang berat seperti keramik lantai, keramik dinding lebih tipis dibandingkan dengan keramik lantai. Keramik dinding yang tidak tebal juga memudahkan agar keramik mudah menempel pada dinding dan tidak mudah lepas akibat terlalu berat. Hal ini mengingat keramik tidak dipasang di bawah, melainkan akan dipasang pada bagian atas yang akan sangat dipengaruhi gaya gravitasi.
Pada umumnya, dinding keramik diaplikasikan pada dinding kamar mandi atau dapur. Namun, kini motif yang beragam membuat keramik tampil indah dan mampu menghiasi dinding layaknya wallpaper. Tidak hanya berbagai aneka warna yang menarik, motif keramik dinding juga semakin beragam, bahkan Anda dapat menyesuaikannya dengan berbagai pilihan tema keramik. Anda dapat menemui keramik dengan motif kayu, tanaman, poladot atau motif lain. Inilah yang membuat kehadirannya tidak lagi terasa monoton dan semakin banyak dipilih di samping berbagai kelebihan yang dimilikinya.

Kelebihan Keramik Dinding

Melapisi dinding dengan keramik memiliki berbagai kelebihan, di antaranya:
  • Lebih tahan lama

    Keramik dibuat dengan bahan yang homogen dan melalui pembakaran sampai lebih dari 1200o Celcius. Proses ini membuat.keramik menjadi bahan yang kuat tidak mudah rusak. Berbeda dengan wallpaper yang dapat mudah robek atau cat yang mudah terkelupas.
  • Mudah dibersihkan

    Keuntungan lain dari dinding keramik adalah keramik mudah dibersihkan. Sama seperti jika Anda membersihkan lantai keramik, dinding keramik mudah dibersihkan dengan menggunakan air dan pembersih lantai sehingga noda-noda dapat hilang dan dinding kembali bersih.
  • Dinding tidak perlu dihaluskan dengan aci

    Karena akan ditempel keramik, dinding yang telah jadi tidak perlu dihaluskan dengan lapisan aci atau semen. Ini dapat menghemat penggunaan semen.

Apa yang Harus Diperhatikan?

Sedangkan, beberapa kesulitan atau kelemahan yang ditemui dari dinding keramik antara lain:
  • Lebih mahal

    Harga untuk keramik dinding per meter persegi berkisar Rp 40.000,- sampai Rp 50.000,-. Ini berarti biaya yang dikeluarkan 2-3 kali lebih mahal dibandingkan melapisi dinding dengan wallpaper atau cat.
  • Keahlian khusus

    Untuk memasang keramik pada dinding, diperlukan keahlian khusus. Pemasangan lebih sulit karena bidang yang dipasang tegak lurus dari lantai sehingga perlu ketelitian dan keahlian dalam pengerjaannya agar keramik dapat terpasang lurus dan rata. Hal ini juga mengakibatkan biaya yang Anda keluarkan untuk tukang lebih banyak karena waktu yang dibutuhkan lebih lama.
Teknik lain dalam memasang keramik dinding adalah dengan model mosaik. Untuk membentuk mosaik, pemasangan keramik memperhatikan permainan warna gelap dan terang, membentuk pola yang sama dan akhirnya membentuk rangkaian atau gambar tertentu. Untuk membuat mosaik harus didesain dulu bagaimana tampilan yang ingin dihasilkan.
Melapisi dinding ruangan rumah dengan keramik dapat menjadi salah satu cara memperindah ruangan selain manfaat tahan lama yang dapat Anda peroleh.

Sumber : Kumpulan.info