Selasa, 20 Desember 2011

Spot of The Day : 20 Desember

Peristiwa yang terjadi tanggal 20 Desember :


  • 1945 - Kota Surabaya berhasil dikuasai pasukan Inggris setelah pertempuran dengan milisi Indonesia selama 10 hari.
  • 1945 - Proses Nürnberg yang mengadili 24 penjahat perang Nazi dimulai.
  • 1946 - Puputan Margarana yang dipimpin I Gusti Ngurah Rai melawan tentara Belanda.
  • 1992 - Xanana Gusmão ditangkap oleh tentara Indonesia setelah bergerilya di Timor Timur.
  • 1994 - Pemerintah Angola dan kelompok pemberontak UNITA menandatangani Protokol Lusaka di Zambia, mengakhiri perang saudara selama 19 tahun.
  • 1998 - Zarya, modul pertama Stasiun Luar Angkasa Internasional, diluncurkan dari Kosmodrom Baikonur.
  • 2003 - Kabupaten Sumbawa Barat terbentuk dengan persetujuan DPR RI atas UU RI no. 30 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Sumbawa Barat di Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia.
  • 2006 - Presiden Amerika Serikat George W. Bush melangsungkan kunjungan kenegaraan ke Istana Bogor dan bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Kunjungan singkat ini berlangsung selama enam jam.
Tokoh yang meninggal dunia tanggal 20 Desember :


  • 1946 - I Gusti Ngurah Rai, pahlawan nasional Indonesia (l. 1917)
  • 2003 - Ferry Sonneville, Pemain Legenda bulu tangkis indonesia.
Peringatan dan hari besar yang jatuh pada tanggal 20 Desember :


  • Hari Anak Universal
Sumber : Wikipedia

Sriwijaya Percayakan KNKT Selidiki Penyebab Pesawat Tergelincir

Insiden pesawat Sriwijaya Air tujuan Surabaya-Yogyakarta yang tergelincir di landasan pacu Bandara Adisutjipto, Yogyakarta tidak menimbulkan korban jiwa. Apa penyebab tergelincirnya pesawat, Sriwijaya menyerahkannya pada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

"Masih di posisi semula, belum tahu kapan akan dievakuasi. Soal penyebab biarkan KNKT yang yang menyelidikinya dan menyampaikan hasilnya," ujar PR Manajer PT Sriwijaya Agus Sujono kepada detikcom, Selasa (20/12/2011).

Adisutjipto Masih Ditutup, Garuda Berencana Alihkan Flight Lewat Solo

Ilustrasi Garuda Indonesia
Bandara Adisutjipto Yogyakarta ditutup menyusul insiden tergelincirnya pesawat Sriwijaya Air sore ini. Garuda Indonesia pun menyiapkan alternatif penerbangan dari dan ke Yogyakarta jika penutupan bandara masih berlangsung.

"Saat ini kita sedang menyiapkan bus dan koordinasi Bandara Adi Sumarmo Solo. Kalau dinyatakan closed berkepanjangan dan memungkinkan akan kita alihkan penerbangan ke Solo," jelas Vice President Communication Garuda Indonesia Pujobroto saat dihubungi detikcom, Selasa (20/11/2011).

Hanya 50 Meter dari Pagar Bandara, Pesawat Serong ke Timur Laut

Pesawat Sriwijaya Air Tergelincir di Yogya


Pesawat Sriwijaya Air tujuan Surabaya-Yogyakarta yang tergelincir masih berada di luar landasan pacu Bandara Adisutjipto, Yogyakarta. Posisi pesawat saat ini tidak lurus, tapi serong ke arah timur laut. Diperkirakan, pilot berupaya membelokkan pesawat agar tidak menabrak pagar bagian timur bandara.

Pantauan detikcom, Selasa (20/12/2011), posisi pesawat cuma berada sekitar 50 meter saja dari pagar pembatas bagian timur Bandara Adisucipto. Posisi pesawat serong ke arah timur laut.

Sriwijaya Air Tergelincir di Kiri Runway, Bandara Adisutjipto Ditutup

Pesawat Sriwijaya Air tergelincir di Bandara Adisutjipto, Yogyakarta, hingga keluar sebelah kiri runway. Bandara Adisutjipto pun ditutup karena proses evakuasi sedang berlangsung.

"Tergelincirnya sudah di ujung taxyway, tergelincir ke kiri runway sampai ke luar landasan di rumput. Sampai saat ini sedang dievakuasi. Bandara ditutup sementara 1 jam, kalau belum memungkinkan akan ditambah lagi," jelas Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Bambang S Ervan, ketika dikonfirmasi detikcom, Selasa (20/12/2011).